9 Bahan Alami untuk Meredakan Keluhan Akibat Menopause Paling Ampuh

14 komentar
Bahan-alami-untuk-menopause


Setiap wanita memiliki siklus berhentinya menstruasi dengan alami pada waktu tertentu. Berhentinya siklus ini disebut sebagai keadaan menopause dan umumnya terjadi saat usia masuk 45 hingga 55 tahun. Pada saat mulai terjadi ada banyak keluhan yang akan muncul. Banyak yang masih belum tahu tentang bahan alami untuk meredakan keluhan akibat menopause. 

Beberapa jenis keluhan yang biasanya dialami seperti mood swing serta hot flashes. Perubahan mood yang sangat labil membuat banyak aktivitas terganggu, apalagi bagi Anda yang masih bekerja. Hot flashes sendiri adalah perasaan gerah ditambah dengan jantung berdebar disertai dengan keringat. 

Ramuan tradisional atasi menopause yang memanfaatkan bahan alami banyak yang bisa efektif. Setidaknya beberapa keluhan tersebut dapat teratasi dengan baik. Simak berikut ini apa saja bahan alami yang harus dipersiapkan sekaligus bagaimana cara mengkonsumsinya. 

Bahan Alami untuk Meredakan Keluhan Akibat Menopause

Setiap wanita memiliki tingkat keluhan berbeda-beda. Bisa saja hot flashes dan mood swing tidak terjadi bersamaan. Namun yang pasti adalah berhentinya menstruasi terjadi secara bertahap bukan tiba-tiba. 

Apabila memeriksakan diri ke dokter biasanya akan langsung disarankan untuk membeli obat untuk mengurangi atau mengatasi keluhan gejala menopause tersebut. Tapi obat yang disarankan memiliki risiko kurang baik untuk ginjal, padahal ada banyak ramuan untuk menunda menopause yang tradisional. 

Selain itu juga harus menghindari beberapa jenis makanan yang justru membuat keluhan semakin parah. Misalnya saja terlalu banyak minum minuman panas, minuman beralkohol hingga yang mengandung kafein. Perbanyak juga relaksasi diri dengan mendekatkan diti kepada Sang Pencipta untuk mengatasi mood swing dan menghindari stres akibat cemas berlebihan.

Gaya hidup harus berubah total menjadi lebih sehat, selain itu beberapa bahan alami untuk meredakan keluhan akibat menopause bisa dikonsumsi rutin. 

Kacang Kedelai

Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan isoflavon sangat tinggi. Fungsi dari kandungan tersebut mirip dengan hormon estrogen, jadi cocok dikonsumsi saat wanita mengalami gejala menopause. 

Pada saat seorang wanita mengalami gejala menopause, kadar hormon estrogen berkurang dan inilah yang menjadi penyebab mengapa hot flashes muncul. Dengan menambahkan bahan alami yang memiliki kandungan untuk meningkatkan hormon ini maka diharapkan mampu mengurangi hot flashes dan membuat tulang lebih sehat. 

Cara mengkonsumsinya sangat beragam karena ada banyak olahan kacang kedelai seperti tahu, tempe hingga susu kedelai. Mengkonsumsinya setiap hari mungkin saja menimbulkan diare, jadi konsumsi secukupnya saja. 

Kedelai



Semanggi Merah

Sama seperti kacang kedelai, semanggi merah jika memiliki kandungan isoflavon yang sangat tinggi. Jadi sudah pasti bahwa tanaman ini bisa digunakan untuk mengatasi keluhan saat menopause mulai dari hot flashes, osteoporosis hingga keringat di malam hari. 

Bahkan pada beberapa penelitian, red clover ini memiliki kelebihan yang lebih dibandingkan dengan plasebo. Tak hanya itu, wanita yang sedang mengalami PMS juga bisa mengkonsumsi semanggi merah untuk meringankan nyeri payudara. 

Biasanya semanggi merah sudah dikeringkan sehingga cara mengkonsumsinya adalah dengan menyeduhnya seperti teh. Tak perlu menambahkan gula ketika meminumnya. Apabila rutin mengkonsumsi ramuan semanggi merah, biasanya ada beberapa efek samping yang dirasakan seperti mual dan sakit kepala. 

Red-clover



Valerian

Bahan alami untuk meredakan keluhan akibat menopause yang selanjutnya adalah valerian. Tanaman bunga ini dulunya digunakan untuk menciptakan relaksasi pada tubuh. Memiliki nama valium alami, tanaman ini efektif mengatasi keluhan akibat menopause dan insomnia. 

Biasanya valerian dikemas dalam bentuk suplemen dan bisa dikonsumsi secara rutin. Namun ada hal yang perlu diperhatikan yaitu efek sampingnya seperti pusing, mengantuk hingga sakit kepala dan masalah pada pencernaan. 

Bagi Anda yang saat ini sedang menjalani pengobatan akibat insomnia dengan dokter hingga mengalami gangguan kecemasan, tidak disarankan mengkonsumsi valerian. Efek sampingnya bisa memperparah karena tidak cocok dengan obat lain yang sedang dikonsumsi. 

Valerian



Dong Quai

Dibaca 'Dong Kwe'. Mendengar namanya saja sudah jelas bahwa bahan alami ini berasal dari Cina. Merupakan obat tradisional turun temurun bagi masyarakat Tionghoa untuk mengatasi PMS dan menopause. 

Obat tradisional mencegah menopause dini ini banyak ditemukan di sinse dalam bentuk kapsul atau akar yang bisa diseduh. Bagi wanita yang mengalami hot flashes bisa mengkonsumsinya karena juga bisa meredakan keringat malam. 

Bahan alami ini aman dikonsumsi oleh orang dewasa, efek samping yang umum terjadi adalah kulit menjadi peka ketika terkena sinar matahari. Tanaman yang bernama latin Angelica sinensis ini juga bisa mengencerkan darah, sehingga tak cocok bagi Anda yang mengikuti pengobatan obat pengencer darah. 

Dong-quai
Sumber: naturalineco.com



Teh Lavender

Keluhan soal perubahan mood dan rasa berdebar kuncinya adalah relaksasi untuk mengatasinya. Anda bisa mengkonsumsi teh lavender secara rutin karena juga menunjang gaya hidup lebih sehat. 

Tak hanya wanita yang mengalami gejala menopause, tetapi orang dewasa yang sering merasakan sakit kepala, kejang pada otot hingga gangguan kecemasan juga bisa meminumnya. 

Lavender



Biji Rami

Disebut juga dengan Linum usitatissimum adalah bahan alami yang memiliki kandungan lignan alami paling baik. Senyawa kimia ini memiliki fungsi yang sama seperti hormon estrogen. 

Jadi tidak heran jika orang zaman dahulu biasanya mengkonsumsinya ketika gejala menopause dirasakan. Selain itu biji rami memiliki banyak kandungan nutrisi yang seharusnya rutin dikonsumsi. Ada banyak kandungan serat serta lemak sehat. 

Biji-rami-linseed





Ginseng

Ginseng adalah tanaman berkhasiat yang diambil akarnya dan sangat terkenal di dunia, khususnya Asia. Bahan alami ini terkenal karena khasiatnya yang baik untuk meningkatkan imun tubuh. Namun ternyata bagus juga untuk wanita yang memasuki masa menopause. 

Ginseng mampu mengatasi perubahan suasana hati dan meningkatkan gairah seks. Namun pada beberapa orang ada efek samping yang bisa saja muncul, seperti sulit tidur, sakit kepala, diare atau ruam pada kulit. 

Ginseng



Maca 

Tanaman ini adalah sayuran yang termasuk dalam keluarga brokoli serta kubis. Selama berabad-abad maca telah digunakan untuk mengobati masalah hormon yang tidak seimbang hingga gejala menopause. 

Maca-root
Sumber: furthermore.com



Air Putih

Tak disangka bahwa air putih juga sangat bagus mengatasi keluhan gejala menopause. Air akan menjaga kelembaban tubuh sehingga tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi masalah hot flashes

Sehari dibutuhkan 10 sampai 12 gelas air putih yang dikonsumsi secara rutin. Dengan begitu tubuh akan bisa menghadapi sebuah perubahan yang besar dan tidak mudah sakit. 

Air-putih



Selain mengkonsumsi bahan alami tersebut, tetap jagalah asupan makanan. Ada banyak buah-buahan untuk wanita menopause, seperti jeruk, tomat, pisang atau pepaya. Semua bahan alami untuk meredakan keluhan akibat menopause sangat berpengaruh, tetapi tetap jangan lupa untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. 

Diah Dwi Arti
Diah Dwi Arti
Muslimah | Madiun, Indonesia | Mom of three | IG/Twitter/YouTube/Anchor @diahdwiarti

Related Posts

14 komentar

  1. aku baru tau ternyata ada keluhannya juga mba? kukira yaudah ngga mens aja gitu. Duh jadi perempuan tuh banyak banget nahan sakitnya ya huhuhu

    BalasHapus
  2. wah ternyata memang ada masa di mana menopause itu gak nyaman ya mbak. dulu di belakang rumah ibu mertua ada ginseng, eh setelah dibongkar kebunnya dan dikasih paving block jadi hilang deh itu pohon ginseng. sayang banget deh. padahal penting banget ya saat begini gak bisa ke pasar hehe btw thanks infonya yambak

    BalasHapus
  3. Whoaaa, siap2 nih kudu rajin konsumsi bahan2 yg Mba Diah sebutkan.
    Btw, ada juga lho gerakan yoga untuk anti aging dan menopause yg baik2 aja.
    aku biasanya ikuti di akun Penyogastar

    BalasHapus
  4. Wah aku pikir monopouse engga ada keluhan apa2 seperti ibuku dulu, mungkin tergantung kondisi badan seseorang juga ya....Warning mengingat usiaku juga, makasih remendernya jadi bisa lbh aware deh..

    BalasHapus
  5. The best memang air putih tuh yaaa, well ternyata proses menopause yang pasti akan dihadapi semua perempuan kaya gitu ya aku baru tau nih

    BalasHapus
  6. MasyaAllah sudah diingatkan jauhjauh hari. Semoga aku bisa menerapkannya. Siapkan diri ya brati mba. Dan mencegahnya keluhan-keluhan dengan menjaga pola sehat

    BalasHapus
  7. Duh baca keluhan meno, kok jadi ngebayanginnya kelak atut, mba. Tapi ini bisa diatasi ya, moga jangan meno dini deh aamiin

    BalasHapus
  8. Ya ampun aku belum pernah lihat semanggi, ternyata kaya gini ya, taunya bundaran Semanggi selama ini hihihi.
    Bahan-bahan alami lebih enak dipakai ya untuk mengatasi menopause.

    BalasHapus
  9. Aku juga niih....lagi suka baca-baca literasi mengenai masa menopause. Banyak sekali kisah wanita yang menjadi super begini dan begitu (berubah 180 derajat) karena memasuki masa ini.

    Semoga dengan asupan yang cukup dari bahan-bahan alami di atas, masa menopause ini bisa dilewati dengan tetap bahagia, sebagai wanita.

    BalasHapus
  10. ya ampun.. ilmu nih untuk aku.. fase hidup wanita ya, someday akan mengalami juga menopause. terimakasih sudah berbagi tips mba ^^

    BalasHapus
  11. Banyak juga bahan alami yang baru saya tau mba.. penting untuk yg sudah memasuki usia menopause

    BalasHapus
  12. thanks infonya mbaa, bisa bermanfaat nih buat ibuku yang sebentar lagi kayaknya udah memasuki masa menopause. biasanya ibu sih yang utama minum air putih, kadang jahe2 anget gitu

    BalasHapus
  13. Ternyata ada bahan alami yang bisa diminum untuk meredakan ketidaknyamanan saat menopause ya.. Thank you infonya mbak. beneran baru tau nih...

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email